PENYULUHAN TENTANG TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI INDIKASI DAN EFEK SAMPING NATRIUM DIKLOFENAK
Keywords:
Natrium Diklofenak, Pengetahuan,Efek Samping dan Indikasi.Abstract
ABSTRAK
Natrium diklofenak merupakan salah satu obat analgesik nonsteroid (NSAID) yang paling
banyak digunakan di masyarakat untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri
sendi, sakit kepala, dismenore, atau nyeri pasca cedera. Sebanyak 84,23% masyarakat
Indonesia melakukan swamedikasi dengan keluhan terbanyak adalah nyeri sebanyak 51,2%.
Apotek menyediakan obat-obatan analgesik namun masih banyak masyarakat yang belum
memahami tentang obat Natrium Diklofenak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan
tingkat pengetahuan konsumen tentang indikasi dan efek samping obat natrium diklofenak
dalam swamedikasi di Apotek Sehati Cibadak. Metode penelitian menggunakan survei
Deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan teknik
purposive sampling. Hasil penelitian pengetahuan tentang pengetahuan pengunjung dalam
swamedikasi indikasi dan efek samping natrium diklofenak bahwa dari 79 responden
sebanyak 37,97% responden memiliki pengetahuan cukup, 50,64% responden memiliki
pengetahuan kurang dan 11,39% responden memiliki pengetahuan baik. artinya lebih dari
setengahnya memiliki pengetahuan yang kurang tentang swamedikasi obat natrium diklofenak
hal ini karena responden kurang memahami efek samping dan bahaya obat jika digunakan
secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama selain itu responden juga kurang memahami
bahwa dosis obat natrium diklofenak diminum 2-3 kali sehari.


